ada beberapa yang saya tidak sukai di dunia ini, tapi hanya Lah dua haL yang PALING saya tidak sukai di dunia ini, yaitu penyesaLan, dan air mata..
penyesaLan, sesuatu yang tidak akan berhenti menghantui kita jika kita meLakukan sebuah kesaLahan, atau terLebih Lagi, penyesaLan justru terasa Lebih meyakitkan jika kita tidak meLakukan sesuatu yang seharusnya kita Lakukan (tak pernah mencoba)..
karena itu, saya sangat menyukai sebuah kaLimat bijak :
"beberapa tahun dari sekarang, kita akan Lebih menyesaL atas haL-haL yang tidak pernah kita Lakukan, bukan atas haL-haL yang pernah kita Lakukan, meski itu sebuah kesaLahan,,"
ya, karena saya pernah mengaLaminya,, hanya karena saya tidak berani mencoba,, ya,, SAYA TIDAK BERANI MENCOBA MELAKUKANNYA!!! perasaan menyesaL terasa sangat meLeLahkan,, maka dari itu, saya akan berusaha meLakukan sesuatu yang seharusnya saya Lakukan,, seperti bbrp hari yg LaLu, saya mengatakan kepada teman2 saya bahwa saya menyayangi mereka, dan saya juga meminta maaf kepada beberapa orang (yang saya rasa) pernah tersakiti oLeh saya,, saya takut menyesaL di kemudian hari jika saya tidak pernah meLakukannya, tidak pernah mengungkapkannya, saya ingin teman2 saya tau, saya menyayangi mereka,, dan daLam beberapa tahun ke depan, saya ingin mereka mengingatnya, bahwa disini, ada saya, seorang teman yang menyayangi mereka,,
air mata,, saya tidak menyukai air mata, karena air mata identik dengan Luka, perih, kecewa, dan duka (waLaupun ada puLa air mata bahagia dan haru),, karena itu, jangan pernah mengharapkan saya menangis dengan histeris, atau menangis dengan mengeLuarkan suara,, saya Lebih sering menangis daLam diam, sekaLipun Luka yang saya aLami terasa sangar menyakitkan,,
tapi betapapun saya tidak menyukai air mata, saya tidak akan pernah mampu membencinya,, karena membenci air mata, berarti membenci kehidupan,, saya tak kan pernah kuasa meLawannya,, hidup tak kan pernah Lepas dari Luka, kecewa dan derita,, karena duka atau derita, sangatLah dekat dengan kebahagiaan,, seteLah yg satu terhidang di meja, maka yang Lain akan menyusuL,, seperti ituLah hubungan derita dan bahagia,, dan kita tak kan mampu meLawannya, meLawan sesuatu yang bernama takdir, yang teLah diatur oLeh satu kekuatan terbesar di aLam semesta, yaitu kekuatan Ilahiah atau kekuatan Tuhan, Sang Pencipta Langit dan bumi, Sang Pencipta derita dan bahagia, Sang Pencipta tangis dan tawa,,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar